Saturday, June 20, 2015

Perbedaan Masyarakat Desa dan Masyarakat Kota di Lingkungan



Masyarakat pedesaan yaitu masyarakat yang tinggal di suatu desa dengan system kehidupan yang sesuai dengan keadaan alam maupun lingkungannya yang terlihat lebih akrab satu sama lainnya dan lebih terlihat keakraban dan kekeluargaannya. Sedangkan masyarakat perkotaan yaitu masyarakat yang tinggal di suatu kota dan system kehidupannya adalah kebalikan dari masyarakat pedesaan. Yang membedakan antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan adalah:

Karakteristik pembeda
Mayarakat pedesaan
Masyarakat perkotaan
Lingkungan umum dan orientasi
Terhadap  alam
Memiliki ketergantungan yang kuat terhadap lingkungan alam sekitar,ex: lingkungan masih alami
Kondisi lingkungan lebih mengarah kepada rekayasa manusia, ex: adanya lingkungan alam buatan dibuat dengan teknologi
Sistem mata
pencaharian
Pola mata pencaharian lebih mengarah kepada kondisi lingkunan desa tersebut.ex: komunitas pegunungan-agraris,
 pesisir/pantai-nelayan
Sistem mata pencaharian lebih mengarah kepada sektor perdagangan, industri dan jasa. Ex: pekerjaan yang menggunakan teknologi modern dan bisnis online.
Homogenitas dan heterogenitas
Homogenitas : karakteristik masyarakat cenderung sama (seragam), perbedaan di masyarakat cenderung rendah
Heterogenitas : Karakteristik masyarakat sangat komplek dan memiliki tingkat perbedaan yang tinggi
Diferensiasi Sosial
Tingkat kemajemukan
 (keanekaragaman) rendah
Tingkat kemajemukan (keanekaragaman) tinggi
Pelapisan sosial
Sistem stratifikasi sosial cendrung sama pola
Sistem stratifikasi sosial lebih kompleks dan tingkat akses/kompetisi dalam memasuki pelapisan sosial lebih tinggi dibanding masyarakat desa
Mobilitas sosial
Pola perpindahan penduduk cenderung rendah, kalaupun ada mobilitas sosial cenderung tertutup dan mengarah ke pola horizontal : dalam arti kelas/karakteristik yang sama dengan kondisi sebelumnya
Pola perpindahan penduduk cenderung tinggi, mobilitas sosial cenderung terbuka dan mengarah ke pola vertikal : dalam arti kecendrungan masy.untuk melakukan perubahan hidup cenderung lebih terbuka tergantung dengan kemampuan dan akses yang dimiliki
Interaksi sosial
Mengarah ke pola interaksi primer – kontak secara langsung dan tatap muka – sarana komunikasi masih sederhana.
Ex: melalui surat
Mengarah ke pola interaksi melalui media- pola hubungan cenderung tidak langsung tatap muka- sarana komunikasi lebih variatif dan menggunakan beragam teknologi. Ex: telepon, hand phone, dan internet
Solidaritas sosial
Solidaritas mekanik- pola solidaritas lebih mengarah kepada kesamaan yang dimilki- kebersamaan dibangun oleh faktor pengikiat yang sama
Solidaritas organik- pola solidaritas lebih mengarah kepada keanekaragaman keahlian yang dimiliki- kebersamaan dibangun berdasarkan profesionalisme dan rasa saling membutuhkan antar elemen masyarakat
Kontrol sosial
Pengawasan sosial masy. terlibat langsung dan pengaruh adat istiadat masih kuat
Pengawasan sosial mayarakat lebih mengacu kepada pweraturan tertulis
Perbedaan lainnya :
·         Kepala desa, tokoh masyarakat dan golongan kaum tua lebih dominant berpengaruh dan memegang peranan penting sera menjadi tokoh panutan bagi warga setempat san keputusan – keputusannya sangat mengikat bahkan telah dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari – hari dan menjadi adat setempat.
·         Rasa persatuan sangat kuat san menimbulkan saling kenal mengenal dan saling tolong menolong atau gotong royong dalam segala hal. Alat komunikasi sangat kurang sehingga komunikasi yang berkembang cenderung sangat sederhana bahkan desas – desus, kasak – kusuk masih menjadi kebiasaan dan sangat cepat diterima oleh masyarakat, meskipun hal itu biasanya dilakukan pasa hal-hal yang mengarah negatif.
·         Kehidupan masyarakat kota, cenderung mengarah individual dan kurang mengenal antara warga yang satu dengan lainnya meskipun tempat tinggalnya berdekatan. Rasa persatuan tolong menolong dan gotong royong mulai pudar dan kepedulian social cenderung berkurang.
·         Perbedaan masyarakat kota dengan masyarakat di desa, misalnya ketika membuat rumah di desa dilakukan dengan gotong royong sedang di kota pada umumnya dilakukan dengan membayar tukang. Hubungan sosial kemasyarakatan di desa dalam satu desa antara satu RT  atau RW (Rukun Warga) terjadi saling mengenal, sedangkan di kota sudah mulai hilang hubungan sosial kemasyarakatannya misalnya antara satu RT (Rukun Tetangga) dengan RT yang lainnya pada umumnya tidak saling mengenal.

No comments:

Post a Comment

Thank You ^_^