Friday, June 16, 2017

BAGAIMANA UCAPAN IDUL FITRI YANG SESUAI SUNNAH ?

Oleh : Ust. Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.

Sehubungan dengan akan datangnya Idul Fitri, sering kita dengar tersebar ucapan:

"MOHON MAAF LAHIR & BATHIN ”

Seolah-olah saat Idul Fitri hanya khusus untuk minta maaf.

Sungguh sebuah kekeliruan, karena Idul Fitri bukanlah waktu khusus untuk saling maaf memaafkan.

Memaafkan bisa kapan saja tidak terpaku dihari Idul Fitri...

Demikian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengajarkan kita.

Tidak ada satu ayat Qur'an ataupun suatu Hadits yang menunjukan keharusan mengucapkan “Mohon Maaf Lahir dan Batin” disaat-saat Idul Fitri.

Satu lagi, saat Idul Fitri, yakni mengucapan :
"MINAL 'AIDIN WAL FAIZIN".

Arti dari ucapan tersebut adalah :
"Kita kembali dan meraih kemenangan”

KITA MAU KEMBALI KEMANA?
Apa pada ketaatan atau kemaksiatan?

Meraih kemenangan?
Kemenangan apa?

Apakah kita menang melawan bulan Ramadhan sehingga kita bisa kembali berbuat keburukan?

Satu hal lagi yang mestik dipahami, setiap kali ada yang mengucapkan
“ Minal ‘Aidin wal Faizin ”

Lantas diikuti dengan kalimat,
“ Mohon Maaf Lahir dan Batin ”.

Karena mungkin kita mengira artinya adalah kalimat selanjutnya.

Ini sungguh KELIRU luar biasa...

Coba saja sampaikan kalimat itu pada saudara-saudara seiman kita di Pakistan, Turki, Saudi Arabia atau negara-negara lain....

PASTI PADA BINGUNG....

Sebagaimana diterangkan di atas, dari sisi makna kalimat ini keliru sehingga sudah sepantasnya kita HINDARI.

Ucapan yang lebih baik dan dicontohkan langsung oleh para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam , yaitu :

✔ "TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM"
(Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).

Jadi lebih baik, ucapan di SMS /BBM / WA,, kita :

"Selamat Idul Fitri.
Taqobbalallahu minna wa minkum "
Barakallahu Fiikum

Kewajiban kita hanya men-syiar kan selebihnya kembalikan kepada masing-masing.. Karena kita tdk bisa memberi hidayah kpd orang lain hanya Allah lah yg bisa memberi hidayah kepada hamba NYA yg IA kehendaki..

Semoga bermanfaat...

(Mohon utk di share kembali)

#sharefromWAG

Tips Menjelang 10 Malam Terakhir Ramadhan

💡Tips menjelang 10 malam terakhir Ramadhan💡
Oleh  Sheikh Tawfique Chowdhury

1. Mulailah dengan *niat yang bersih  dan tulus* Jika sampai hari ini ibadah terasa belum maksimal, bersiaplah untuk *memaksimalkannya*. *Jika kau benar2 ingin memperbaikinya, masih ada waktu!*

2. Hari ini, *bacalah tafsir surat AlQadr*, dan *pahami* apa yg sesungguhnya terjadi pada malam laylatul qadr. Kau akan merasakan *keagungan dan kekuatannya* in syaa Allaah.

3. *Jangan menunggu hingga malam ke 27* untuk mengerahkan segalanya.  *Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi targetmu*. *Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai laylatul qadr terlewati begitu saja*.

4. Ikutilah sunnah nabi shalallaahu 'alayhi wasallam. Tuntunan beliau adalah : *"barangsiapa yang berjaga (tdk tidur) dan berdoa pada malam laylatul qadr dengan iman dan pengharapan akan ganjarannya, dosa2nya yang telah lalu akan diampuni."*

5. Hafalkan doa malam laylatul qadr yang diajarkan Rasulullaah shalallaahu 'alayhi wasallam ini : *Allaahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa' fu'anni* (ya Allah, engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).

6. Siapkan *daftar pendek doa doa* untuk dipanjatkan. Ingat, ini adalah *waktu yang sangat istimewa bagi seorang hamba*. *Malam Qadar!* *Malam ditetapkannya takdir!* Pilihlah doa *doa terbaik untuk agamamu, dunia akhiratmu dan keluargamu*. *Jangan lupakan saudara2mu muslimin yang tengah kesusahan di berbagai belahan dunia*

7. Sempatkan tidur siang sejenak jika memungkinkan. *Jagalah perutmu agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isha dan tarawih sekedar untuk menyegarkan diri*.  *Lalu bangunlah untuk beribadah*.

8. *Jangan lupakan keluargamu!* Rasulullah  membangunkan para istrinya pada malam2 ini. Anak2 pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. *Siapkan, semangati dan motivasi mereka!*

9. Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri berpengaruh secara psikologis. *Pakailah pakaian yang bagus  dan wewangian* (khusus di rumah untuk wanita) ketika beribadah.

10. Pilihlah *spot khusus yang kondusif untuk beribadah*, apakah itu di *mesjid atau di rumah*. *Letakkan sajadah, mushaf dan air minum sehingga kita tidak perlu beranjak dari sana jika perlu minum*.

11. Ini *BUKAN malam untuk pasang status* (misalnya : "alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepadaNYA malam ini" dsb)  di FB atau media sosial apapun. *Biarlah itu jadi rahasia indah antara hamba dengan Rabbnya*. Maka, *matikan dulu HP, tablet dan komputer*. Putuskan dulu hubungan dengan dunia, dan *nikmati jalinan hubungan dengan al-'Afuww!*

12. Jika mengantuk, maka *variasikan bentuk ibadah antara shalat, bermunajat dan membaca Qur'an*. Lakukan bergantian. Jangan habiskan malam untuk mendengarkan ceramah atau tilawah, atau kalau sangat ngantuk, dengarkan sebentar saja untuk mengusir kantuk.

13. *Sabar adalah kuncinya*. *10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau altifitas lainnya. Ini adalah saat untuk bersabar dengan kelelahan itu*. *Ingatlah Allah telah menganugrahimu dengan kesempatan berharga (akan luasnya ampunan)yang mungkin saja tidak datang lagi*. *Bukankah kita akan berlari walau apapun yang terjadi jika kita tahu pasti bahwa ini adalah ramadhan terakhir kita dan surga hanya selangkah lagi?*

14. Ini yang *paling penting : husnudzhon* *lah kepada Allah*. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada *Raja Yang Maha Pemurah*. Jika kau berharap yang *terbaik*, Dia akan memberimu yang terbaik. *Jangan ragu-ragu, yakinlah dan tumpahkan seluruh isi hatimu di hadapanNYA*. *Jangan biarkan keragu2an dan prasangka buruk menjauhkanmu dari Arrahman Arrahiim*.

Allahumma ballighna laylatal qadr.

Semangat dan optimalkan amal ibadah qita di 10 hari terakhir mohonlah kepada Allah SWT agar kita diberikan kesabaran utk bertemu dengan malam laylatur qadr. Ya Allah Ya Rab pertemukanlah hambamu dengan malam laylatur qadar di bulan ramadhan tahun ini. Aamiin ya rabbal aalamiin

#sharefromWAG